RAGU DENGAN TIMBANGAN, PEMBELI BISA MENIMBANG BARANG DI POS UKUR ULANG

Ditulis pada Senin, 09 Sep 2019 oleh: admin

Serang, 9 September 2019

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang mendapatkan bantuan sebanyak 10 (Sepuluh) Pos Ukur Ulang atau Timbangan Digital dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Pos ukur ulang atau timbangan digital difungsikan untuk memberikan kemudahan bagi konsumen. Konsumen atau pembeli bisa kembali menimbang barang yang dibeli di pos ukur ulang tanpa ada pungutan.

Proses serah terima Pos Ukur Ulang dilakukan dilakukan di Halaman Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (KOPERINDAG) Kabupaten Serang kepada Kepala Dinas KOPERINDAG, H. Abdul Wahid, SH, M.Si dan disaksikan oleh sekretaris Dinas Dedi Arief Rohidi, S.Pd, M.MPd, Kepala UPT Metrolohi, Ir. Yusri Prihatin, Kepala Seksi Sapras Perdagangan, Titi Purwitasari, S.Sos, M.Si, Kepala Seksi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian, EKi, dan lainnya, Hari Rabu Tanggal 4 September 2019.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang, H. Abdul Wahid, SH, M.Si mengatakan 10 Pos Ukur Ulang atau Timbangan Digital dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia akan dipasang di 10 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Serang. Untuk pasar mana saja yang akan dipasang akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kepala UPT Pasar. “Untuk pasar mana saja yang akan dipasang Pos Ukur Ulang akan dikoordinasikan lebih lanjut. Kabupaten Serang memiliki 13 pasar, nanti kami lihat pasar mana yang akan dipasang,” katanya.

Lebih lanjut Abdul Wahid menjelaskan keberadaan Pos Ukur Ulang dipasang dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen atau pembeli terkait keakuratan timbangan. Sehingga apabila pembeli merasa ragu dengan berat barang yang mereka beli dapat menimbang kembali di timbangan digital yang disediakan di Pos Ukur Ulang.

konsumen bisa lebih mudah melakukan mengecek akurasi barang yang dibeli dari pedagang. Pedagang yang barangnya kurang saat di pos ukur ulang akan jera karena pembeli akan berpikir ulang untuk membeli kembali barang dagangnya. Untuk itulah fungsi pos ukur ulang memberikan kemudahan masyarakat Keberadaan pos ukur ulang di pasar tradisional juga untuk memberikan pembinaan terhadap pedagang. Agar berlaku jujur dan tidak berbuat curang dengan timbangannya,”katanya.

Sementara itu menurut Kasie Sapras Perdagangan, Titi Purwitasari, S.Sos, M.Si mengatakan untuk tahap awal Pos Ukur Ulang akan di pasang di Pasar Cikande. Sedangkan yang lainnya menyusul karena harus disiapkan tempat khusus untuk meletakkan timbangan digital tersebut. “Selain Pos Ukur Ulang di Pasar Cikande juga akan dipasang pengeras suara untuk memudahkan komunikasi dengan pedagang,” katanya. (IDAM)

 

Komentar: 0 Bagikan: Share on Google+ Cetak: Kategori: Berita Daerah

PEMKAB SERANG DORONG UMKM MEMASARKAN PRODUKNYA SECARA ONLINE

JAKARTA, 6 NOVEMBER 2019 Menindaklanjuti kerjasama dengan Bukalapak dalam penge

PASAR RAKYAT DI CARENANG DISERBU MASYARAKAT

Serang, 28 Oktober 2019 Pasar rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun

BAZAR RAKYAT MEMPERINGATI HUT KABUPATEN SERANG DI GELAR di 3 KECAMATAN

Serang, 27 Oktober 2019 Bazar atau pasar rakyat dalam rangka memperingati Hari


Tinggalkan Komentar


Layanan Informasi

Buku Tamu

Poling

Tidak ada poling untuk saat ini.

Statistik Pengunjung

  • 74984 Total Pengunjung
  • 12773 Unique Visitors
  • 118 Jumlah konten
  • 34.231.21.123 IP Anda
  • 03:35, 12/11/2019 Mengakses Sejak